PkM Archives | Institut Teknologi PLN https://itpln.ac.id/tag/pkm/ ksatriapetir Wed, 21 Aug 2024 08:14:00 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.3 https://itpln.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/sttpln2-1.png PkM Archives | Institut Teknologi PLN https://itpln.ac.id/tag/pkm/ 32 32 Institut Teknologi PLN Raih Dua Penghargaan di PKM Award 2024 https://itpln.ac.id/institut-teknologi-pln-raih-dua-penghargaan-di-pkm-award-2024.html/ https://itpln.ac.id/institut-teknologi-pln-raih-dua-penghargaan-di-pkm-award-2024.html/#respond Wed, 21 Aug 2024 08:14:00 +0000 https://itpln.ac.id/?p=9974 Institut Teknologi PLN (ITPLN) raih dua penghargaan bergengsi pada PKM Award 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa). Acara ini berlangsung di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta Selatan, pada 19 Agustus 2024. Pada acara ini dihadiri oleh berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia....

The post Institut Teknologi PLN Raih Dua Penghargaan di PKM Award 2024 appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>

Institut Teknologi PLN (ITPLN) raih dua penghargaan bergengsi pada PKM Award 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa). Acara ini berlangsung di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta Selatan, pada 19 Agustus 2024. Pada acara ini dihadiri oleh berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

ITPLN berhasil meraih penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Penerima Insentif Terbanyak pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2024 untuk Kluster IV. Selain itu, tim mahasiswa ITPLN juga dinobatkan sebagai Kelompok Mahasiswa Terkreatif pada Setiap Bidang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Skema Pendanaan Tahun 2024 untuk kategori PKM Karsa Cipta. 

Siapa Mereka?

Dosen Pembimbing: Albert Gifson Hutajulu, ST., MT.
Anggota: Bonar Parluhutan, D. Muhammad Nur Aqsah, Muh. Shafwan Hadi, Nur Arifah Azzahra, dan Rury Dwi Septianda
Judul: karya inovatif berjudul SAQE (Solar Air Quality Enhancer): Alat Peningkat Kualitas Udara Berbasis Energi Terbarukan untuk Ruang Belajar Terbuka di Jakarta.

Dosen Pembimbing : Samsurizal, S.T.,M.T.
Anggota : Nur Wahyuni Samsul – Syrojul Qori – Mardiah Rangkuti
Judul : (DNA- Infrared) WSC Wind Sign Card Konsep Identitas Pada Angin Yang Bergerak Bebas Sebagai Solusi Konflik Distribusi Ekologi Di Indonesia, PKM Gagasan Futuristik Tertulis

Dosen Pembimbing : Yessy Asri, ST, MMSI
Anggota : Arya Rambu Rabbani – Melysa Ramadianti – Atikah Rifdah Ansyari – Mhd Adryan Lubis
Judul : Optimasi Sistem Branding Dengan Memanfaatkan Energi Terbarukan Menggunakan Strategi Advertising dan Charging Station Sebagai Rancangan Bisnis Unggulan, PKM Artikel Ilmiah

Manajer Bagian Kegiatan Mahasiswa dan Konseling Agus Zaini, S.E., ME. mengatakan bahwa ITPLN akan selalu mendukung karywa mahasiswa dan inovasi yang dibuat oleh mahasiswa. “Dukungan kita tidak hanya berupa financial, tetapi juga mulai dari dosen pembimbing, fasilitas, laboratorium uji, wadah, kompetisi yang mereka bisa ikuti dan masih banyak lagi, ini upaya kami untuk mendorong mahasiswa untuk dapat berinovasi” ungkapnya.

Hal ini juga menjadi sebuah hal baik yang terus berlanjut sebab, setiap tahunnya selalu ada peningkatan dalam jumlah tim yang dikirim oleh ITPLN pada ajang inovaasi, tahun ini ITPLN mengirimkan delapan tim pada kompetisi tersebut.

Penghargaan ini semakin menegaskan peran penting ITPLN dalam menghasilkan mahasiswa berprestasi yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional melalui berbagai inovasi kreatif. Sebelumnya Mahasiswa ITPLN berhasil menyabet dua gelar dalam kompetisi Internasional. Selamat dan sukses kepada seluruh sivitas akademika ITPLN raih dua penghargaan.

The post Institut Teknologi PLN Raih Dua Penghargaan di PKM Award 2024 appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
https://itpln.ac.id/institut-teknologi-pln-raih-dua-penghargaan-di-pkm-award-2024.html/feed/ 0
Helm Pendeteksi Ngantuk Ciptaan PKM-KC ITPLN: Minimalisir Kecelakaan Roda Dua https://itpln.ac.id/helm-pendeteksi-ngantuk-ciptaan-pkm-kc-itpln-minimalisir-kecelakaan-roda-dua.html/ https://itpln.ac.id/helm-pendeteksi-ngantuk-ciptaan-pkm-kc-itpln-minimalisir-kecelakaan-roda-dua.html/#respond Sun, 03 Sep 2023 10:48:29 +0000 https://itpln.ac.id/?p=8225 Jakarta, ITPLN News (03/09/2023) – Mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN) tak henti-hentinya untuk terus berinovasi menciptakan sebuah alat yang dapat mendeteksi pengendara roda dua (motor) dalam keadaan mengantuk. Adalah Tim Program Kreativitas Mahasiswa-Karsa Cipta (PKM-KC) ITPLN yang diketuai oleh Syrojul Qori bersama empat anggota lainnya yakni Djaka Jabbar Aziiz, Irfan Ardian, Shafia Ananda, dan Indrani...

The post Helm Pendeteksi Ngantuk Ciptaan PKM-KC ITPLN: Minimalisir Kecelakaan Roda Dua appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
Tim PKM-KC ITPLN Sensor Gyroscope berbasis tenaga surya bersama Dosen Pembimbing Samsurizal, S.T., M.T,. Dok. Istimewa
Tim PKM-KC ITPLN Sensor Gyroscope berbasis tenaga surya bersama Dosen Pembimbing Samsurizal, S.T., M.T,. Dok. Istimewa

Jakarta, ITPLN News (03/09/2023) – Mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN) tak henti-hentinya untuk terus berinovasi menciptakan sebuah alat yang dapat mendeteksi pengendara roda dua (motor) dalam keadaan mengantuk.

Adalah Tim Program Kreativitas Mahasiswa-Karsa Cipta (PKM-KC) ITPLN yang diketuai oleh Syrojul Qori bersama empat anggota lainnya yakni Djaka Jabbar Aziiz, Irfan Ardian, Shafia Ananda, dan Indrani Mangende. Di bawah bimbingan Dosen S1 Teknik Elektro, Samsurizal, S.T., M.T, Tim PKM-KC berhasil menciptakan Sensor Gyroscope berbasis tenaga surya, dimana inovasi ini merupakan sebuah proteksi untuk meminimalisir angka kecelakaan akibat pengendara mengantuk.

Samsurizal mengatakan PKM-KC merupakan wahana mahasiswa untuk mewujudkan ide konstruktif berbasis karsa dan nalar walaupun masih belum sampai pada tahap memberikan nilai fungsional yang sempurna dan atau kemanfaatan langsung bagi pihak lain. Inovasi mahasiswa ini juga mendapat pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) tahun 2023.

“Produk PKM-KC harus sudah berada pada skala siap pakai dan fungsional atau minimum skala prototipe siap diuji coba. Dalam melaksanakan program ini tidak diperbolehkan lagi ada tahapan penelitian yang terkait dengan perancangan dan pengembangan produk,” ungkap Samsurizal.

Baca Juga : 5 Mahasiswa ITPLN Ciptakan Alat Pemusnah Sampah “Eco Burn”

Sementara, Ketua Tim PKM-KC Syrojul Qori mengungkapkan bahwa pihaknya menekankan keaslian ide atau minimum modifikasi produk yang sudah ada dan bukan menggunakan atau menerapkan karya yang sudah ada.

Tim Program Kreativitas Mahasiswa-Karsa Cipta (PKM-KC) ciptakan Helm Sensor Gyroscope, deteksi pengendara roda dua yang ngantuk. Dok. Istimewa
Tim Program Kreativitas Mahasiswa-Karsa Cipta (PKM-KC) ciptakan Helm Sensor Gyroscope, deteksi pengendara roda dua yang ngantuk. Dok. Istimewa

Kecelakaan lalu lintas merupakan persoalan yang masih menjadi masalah di Indonesia. Berdasarkan data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Studi Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Raya di Indonesia, tercatat setiap jamnya ada 3 orang meninggal dunia akibat kecelakaan.

Sementara, dalam pasal 93 Peraturan Pemerintah No. 43 Tahun 1993 ayat 1 tentang Prasarana Jalan Raya dan Lalu Lintas, kecelakaan lalu lintas dapat diartikan sebagai suatu peristiwa di jalan raya yang tidak disangka-sangka dan tidak disengaja, melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pemakai jalan lainnya, mengakibatkan korban manusia atau kerugian harta benda.

“Dari definisi diatas dapat kita artikan kecelakaan adalah sebuah peristiwa atau kejadian yang dapat merugikan bagi para korbannya merujuk pada data yang di rilis humas polri tanggal 02/01/2022. Dalam pelaksanaan operasi lilin 2021, tren jumlah kecelakaan lalu lintas meningkat dibanding operasi lilin 2020. Setiap tahun rata-rata terdapat 13.877 jiwa yang meninggal di jalan raya. Angka kematian di jalan raya menempati peringkat tertinggi jika dibandingkan dengan kematian akibat kecelakaan kapal laut, pesawat terbang ataupun kereta api,” ungkap Pria yang akrab disapa Qori.

“Secara umum dapat kita Tarik kesimpulan bahwa tingginya angka kecelakaan di Indonesia adalah kurangnya kesadaran pengendara tentang keselamatan berkendara. Helm yang seharusnya menjadi perlengkapan sebagai alat pelindung diri saat berkendara, malah sering diabaikan oleh pengendara dengan alasan jarak yang dekat, gerah, berat, dan masih banyak lagi,” sambungnya.

Qory menuturkan, melihat dari permasalahan yang ada, untuk itu Tim PKM-KC menghadirkan solusi pemanfaatan Sensor Gyroscope berbasis tenaga surya, dimana ini merupakan sebuah proteksi untuk meminimalisir angka kecelakaan akibat pengendara mengantuk.

“Sensor Gyroscope yang merupakan sensor pendeteksi sudut kemiringan yang nantinya akan di pasang pada helm yang akan otomatis memberi sinyal pada outputnya untuk menghasilkan suara dan getaran sebagai alarm emergency kecelakaan dan panel surya yang kita gunakan sebagai catu daya penghasil energi yang akan kita gunakan untuk Sensor Gyroscope,” paparnya. **)

The post Helm Pendeteksi Ngantuk Ciptaan PKM-KC ITPLN: Minimalisir Kecelakaan Roda Dua appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
https://itpln.ac.id/helm-pendeteksi-ngantuk-ciptaan-pkm-kc-itpln-minimalisir-kecelakaan-roda-dua.html/feed/ 0