You searched for lldikti | Institut Teknologi PLN https://itpln.ac.id/ ksatriapetir Wed, 19 Nov 2025 07:28:58 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.3 https://itpln.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/sttpln2-1.png You searched for lldikti | Institut Teknologi PLN https://itpln.ac.id/ 32 32 ITPLN Gelar Wisuda ke-47, Rektor: Masa Depan Bukan Ditunggu, Tapi Dibangun https://itpln.ac.id/itpln-gelar-wisuda-ke-47-rektor-masa-depan-bukan-ditunggu-tapi-dibangun.html/ https://itpln.ac.id/itpln-gelar-wisuda-ke-47-rektor-masa-depan-bukan-ditunggu-tapi-dibangun.html/#respond Wed, 19 Nov 2025 07:28:58 +0000 https://itpln.ac.id/?p=12197 JAKARTA – Institut Teknologi PLN (ITPLN) menggelar Wisuda ke-47 di Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Prosesi wisuda kali ini diikuti oleh 708 wisudawan dari berbagai jenjang dan program studi. Di hadapan lebih dari 2.300 hadirin, termasuk para wisudawan, orang tua, tamu undangan, serta pengisi acara, Rektor ITPLN, Prof. Iwa Garniwa menekankan...

The post ITPLN Gelar Wisuda ke-47, Rektor: Masa Depan Bukan Ditunggu, Tapi Dibangun appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
JAKARTA – Institut Teknologi PLN (ITPLN) menggelar Wisuda ke-47 di Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Prosesi wisuda kali ini diikuti oleh 708 wisudawan dari berbagai jenjang dan program studi.

Di hadapan lebih dari 2.300 hadirin, termasuk para wisudawan, orang tua, tamu undangan, serta pengisi acara, Rektor ITPLN, Prof. Iwa Garniwa menekankan bahwa para lulusan ITPLN berada di garis depan perubahan menuju era energi bersih.

“Transisi energi bukan lagi konsep yang disimpan di ruang seminar. Ia sudah menjadi denyut nadi dunia dan Indonesia,” ujar Prof. Iwa dalam sambutannya, Selasa, 18 November 2025.

Ia menyebut para wisudawan ITPLN kini menjadi saksi sekaligus pelaku dari babak baru sejarah energi nasional. Prof. Iwa menegaskan, dunia membutuhkan talenta yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga menjaga keberlanjutan bumi. Ia menggambarkan energi terbarukan sebagai sumber harapan baru.

ITPLN, tegasnya, kini berada di pusat percepatan transisi energi. Sebagai kampus transisi energi, katanya, ITPLN tidak hanya mengajarkan pengetahuan teknis, tetapi juga visi dan kesadaran lingkungan. Di hadapan para lulusan, Prof. Iwa menyampaikan pesan yang ia simpan khusus untuk momentum wisuda.

“Kalian dididik bukan hanya untuk bekerja, tetapi memimpin perubahan, Masa depan bukan sesuatu yang kita tunggu, tetapi sesuatu yang kita bangun,” ucapnya, disambut riuh tepuk tangan.

Ia menyinggung perjalanan akademik para lulusan yang penuh laporan, praktikum, proyek, hingga tenggat yang panjang. Semua itu, katanya, menjadi bukti bahwa masa depan dapat dibangun dengan keringat dan kesungguhan.

Prof. Iwa turut menekankan bahwa lulusan ITPLN adalah generasi yang paling siap menggerakkan ekonomi hijau, merancang pembangkit energi bersih, memperkuat digitalisasi jaringan listrik, hingga membuka peluang baru green jobs.

“Tidak ada generasi yang lebih siap daripada kalian. Tidak ada kampus yang lebih tepat mempersiapkan kalian selain ITPLN,” katanya.

Pada Wisuda ke-47 ITPLN ini, terdapat 20 wisudawan dari D3 Teknik Mesin serta 35 wisudawan dari D3 Teknologi Listrik. Program Profesi Insinyur meluluskan 21 peserta.

Sedangkan dari jenjang sarjana (S1), Teknik Elektro menjadi program studi dengan lulusan terbanyak, yaitu 242 orang, disusul Teknik Informatika dengan 131 wisudawan, Teknik Mesin dengan 75 wisudawan, dan Teknik Sipil dengan 48 wisudawan.

Sementara itu, pada jenjang pascasarjana (S2), Ilmu Komputer meluluskan 17 orang, dan Teknik Elektro menambah 119 lulusan baru. Dalam wisuda ke-47 ITPLN ini, ada 78 wisudawan berprestasi yang mendapatkan tiket langsung menjadi pegawai PT PLN (Persero).

Tahun ini, wisuda ITPLN mengusung tema “Innovative Generation for Energy Resilience”. Menurut Iwa, tema tersebut mencerminkan keharusan bagi generasi muda untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi lintas disiplin. Setiap program akademik ITPLN bisa diakses melalui www.itpln.ac.id.

Dalam momen khusus, ia meminta seluruh wisudawan berdiri untuk memberikan apresiasi kepada orang tua, pasangan dan keluarga yang hadir. Ia pun mengucapkan selamat kepada para wisudawan yang disebutnya sebagai penjaga bumi, pembaharu industri, dan pemimpin energi Indonesia.

Di lokasi yang sama, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Henri Togar Hasiholan Tambunan, menegaskan lulusan ITPLN memegang peran strategis dalam masa depan ketahanan energi nasional. Henri menilai tema wisuda ITPLN sangat tepat dengan situasi global yang bergerak cepat menuju energi bersih dan berkelanjutan.

Indonesia, kata dia, memiliki potensi energi terbarukan yang besar—mulai dari surya, angin, air, hingga panas bumi—namun memerlukan sumber daya manusia yang mumpuni untuk mengoptimalkannya.

“Potensi itu hanya dapat diwujudkan bila ada SDM unggul, adaptif, dan inovatif. Di sinilah peran besar para lulusan ITPLN. Saudara adalah generasi yang akan memimpin transformasi energi Indonesia,” kata Henri.

Lulusan ITPLN, lanjutnya, tidak hanya dituntut memahami teknologi, tetapi juga mampu merancang solusi baru, membangun kolaborasi lintas disiplin, dan berpikir visioner menghadapi perubahan global. Untuk itu, ungkapnya, LLDIKTI Wilayah III mengapresiasi komitmen ITPLN dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi berbasis inovasi dan riset terapan.

Ia menyebut penerapan konsep Kampus Berdampak, kerja sama dengan industri energi, BUMN, serta lembaga riset internasional sebagai langkah yang sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi

“Kami percaya ITPLN tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga problem solver yang siap memberi kontribusi nyata bagi bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu wisudawan, Djaka Jabbar Aziiz, menyampaikan kesan mendalam atas proses pembelajaran yang ia jalani. Djaka menilai ITPLN tidak hanya memberikan teori, tetapi juga pengalaman nyata melalui program magang di PLN Group dan sertifikasi kompetensi.

“Kami ditempa untuk memahami bagaimana energi dikelola dan dijaga. Menjadi lulusan ITPLN berarti menjadi insan yang tangguh dan siap berinovasi,” kata Djaka.

Djaka juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen, sahabat, serta orang tua yang disebutnya menjadi tangan-tangan penuntun selama masa studi. Di hadapan ribuan hadirin, ia mengutip kalimat inspiratif: “Ketahanan energi tidak hanya dibangun dari mesin dan jaringan, tetapi dari manusia yang mau berpikir, berinovasi, dan pantang menyerah.” ***

The post ITPLN Gelar Wisuda ke-47, Rektor: Masa Depan Bukan Ditunggu, Tapi Dibangun appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
https://itpln.ac.id/itpln-gelar-wisuda-ke-47-rektor-masa-depan-bukan-ditunggu-tapi-dibangun.html/feed/ 0
ITPLN Kukuhkan Guru Besar Pertama, Rektor Tegaskan Misi Besar Kampus Transisi Energi https://itpln.ac.id/itpln-kukuhkan-guru-besar-pertama-rektor-tegaskan-misi-besar-kampus-transisi-energi.html/ https://itpln.ac.id/itpln-kukuhkan-guru-besar-pertama-rektor-tegaskan-misi-besar-kampus-transisi-energi.html/#respond Tue, 11 Nov 2025 10:30:23 +0000 https://itpln.ac.id/?p=12035 JAKARTA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Susy Fatena Rostiyanti, ST, M.Sc. sebagai Guru Besar Bidang Manajemen Konstruksi, Selasa, 11 November 2025. Upacara berlangsung khidmat di kampus ITPLN, dihadiri Dewan Guru Besar, sivitas akademika, dan para tamu undangan. Rektor ITPLN Prof. Iwa Garniwa menyebut pengukuhan ini sebagai tonggak penting bagi institusi. Ia...

The post ITPLN Kukuhkan Guru Besar Pertama, Rektor Tegaskan Misi Besar Kampus Transisi Energi appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
JAKARTA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Susy Fatena Rostiyanti, ST, M.Sc. sebagai Guru Besar Bidang Manajemen Konstruksi, Selasa, 11 November 2025. Upacara berlangsung khidmat di kampus ITPLN, dihadiri Dewan Guru Besar, sivitas akademika, dan para tamu undangan.

Rektor ITPLN Prof. Iwa Garniwa menyebut pengukuhan ini sebagai tonggak penting bagi institusi. Ia menegaskan, capaian tersebut tak hanya menjadi pencapaian pribadi Prof. Susy, tetapi juga simbol penguatan peran kampus dalam agenda transisi energi nasional.

“Hari ini ITPLN pecah telor melahirkan guru besar. Tidak mudah memang. Tahun lalu ada yang hampir berhasil. Lalu Prof. Susy datang langsung dan menyatakan tekadnya: ‘Saya harus jadi profesor ITPLN.’ Dan hari ini itu terwujud,” kata Prof. Iwa.

Menurutnya, guru besar memegang peran strategis sebagai teladan moral, penggerak perubahan, serta penjaga marwah akademik. Kehadiran profesor pertama di lingkungan ITPLN, kata dia, menjadi energi baru bagi kampus untuk memperluas riset dan memperdalam inovasi di bidang infrastruktur dan transisi energi berkelanjutan.

Iwa menambahkan, Indonesia tengah menghadapi dua tantangan besar: transformasi Industri 4.0 dan percepatan transisi energi menuju net zero emission pada 2060. “ITPLN hadir untuk menjawab itu. Kami mempersiapkan SDM yang kompeten, sesuai kebutuhan bangsa,” katanya.

Saat ini, ITPLN memiliki sekitar 198 dosen, termasuk 60 bergelar doktor. Lebih dari 30 lainnya sedang menempuh pendidikan doktoral. Iwa juga menyebut bahwa kampus sedang menyiapkan empat calon guru besar berikutnya.

“Kami berkomitmen menjadikan ITPLN kampus unggul dan berdaya saing global,” ucapnya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Henri Togar Hasiholan Tambunan, yang turut hadir, menyampaikan apresiasi atas pengukuhan tersebut. Ia menilai gelar guru besar merupakan puncak karier akademik yang mencerminkan ketekunan dalam pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“Gelar profesor bukan hanya pengakuan individu, tetapi kebanggaan institusi,” kata Henri.

Menurutnya, pengukuhan Prof. Susy memperkuat posisi ITPLN sebagai kampus unggulan di bidang ketenagalistrikan dan teknologi terapan.

Henri menekankan bahwa manajemen konstruksi kini memiliki urgensi lebih besar di tengah kebutuhan efisiensi proyek, keamanan, keberlanjutan, serta inovasi ramah lingkungan. Dengan kompetensi Prof. Susy, ia yakin kontribusi akademik dan lintas sektornya akan semakin signifikan.

Ia juga mengaitkan pengukuhan ini dengan arah kebijakan Kemendiktisaintek melalui program Kemendiktisaintek Berdampak, yang mendorong riset yang relevan dan berguna bagi masyarakat serta industri. Henri mengapresiasi konsistensi ITPLN menjaga mutu akademik dan mendorong dosen mencapai jenjang tertinggi.

“Ini menunjukkan ekosistem akademik yang sehat dan progresif,” imbuhnya.

Henri berharap kehadiran Prof. Susy di jajaran guru besar dapat menginspirasi dosen muda dan mahasiswa. Kehadiran guru besar dari ITPLN, lanjutnya, diharapkan menjadi awal kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat, industri, dan pembangunan bangsa.

Dalam orasi ilmiah bertajuk “Perkembangan Manajemen Konstruksi: Keseimbangan Biaya, Waktu, dan Mutu di Era Digital”, Prof. Susy Fatena menegaskan bahwa dunia manajemen konstruksi tengah memasuki fase paling dinamis dalam empat dekade terakhir. Ia menyebut transformasi industri kini bergerak dari praktik berbasis dokumen menjadi disiplin sistemik yang menggabungkan kecerdasan digital, regulasi, serta tanggung jawab sosial.

“Keseimbangan biaya, waktu, dan mutu tetap menjadi fondasi. Namun kini relasinya jauh lebih kompleks,” kata Prof Susy.

Perubahan cara kerja tersebut, ungkap Prof. Susy, tak lepas dari membesarnya skala proyek dan meningkatnya kompleksitas kontrak. Jika dulu manajer konstruksi sebatas koordinator teknis, kini mereka berubah menjadi “integrator strategis” yang harus mengelola data, desain, pengadaan, dan pelaksanaan secara menyeluruh.

Menurutnya, metodologi standar dan perangkat digital telah menggusur alur kerja manual yang kerap terputus-putus, membuat proses konstruksi lebih presisi dan dapat dipantau secara real time. Susy menjelaskan dekade terakhir mempercepat lonjakan transformasi berkat digitalisasi, otomasi, serta meningkatnya kebutuhan terhadap keberlanjutan.

Manajer konstruksi, kata dia, kini dituntut mengorkestrasi kolaborasi lintas disiplin, menjaga arus informasi tetap akurat, dan merespons isu global mulai dari perubahan iklim, penipisan sumber daya, hingga derap cepat teknologi baru.

“Profesi ini tidak lagi sekadar mengurus bangunan berdiri, tetapi bagaimana ia berfungsi, bertahan, dan memberi dampak jangka panjang,” ucapnya.

Menutup orasi, Prof. Susy menilai masa depan manajemen konstruksi akan bertumpu pada sistem yang cerdas, adaptif, dan beretika. Keberhasilan profesi ini, ucapnya, sangat ditentukan oleh kemampuan menggabungkan kefasihan digital dengan pemahaman hukum, kepemimpinan, serta pemikiran sistemis.

“Tantangannya adalah mengelola ketidakpastian tanpa kehilangan keseimbangan biaya, waktu, dan mutu, sekaligus memastikan keberlanjutan,” kata Prof. Susy.***

The post ITPLN Kukuhkan Guru Besar Pertama, Rektor Tegaskan Misi Besar Kampus Transisi Energi appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
https://itpln.ac.id/itpln-kukuhkan-guru-besar-pertama-rektor-tegaskan-misi-besar-kampus-transisi-energi.html/feed/ 0
Sambut Mahasiswa Baru ITPLN, YPK PLN Bocorkan Ingin Buka Program Doktoral https://itpln.ac.id/sambut-mahasiswa-baru-itpln-ypk-pln-bocorkan-ingin-buka-program-doktoral.html/ https://itpln.ac.id/sambut-mahasiswa-baru-itpln-ypk-pln-bocorkan-ingin-buka-program-doktoral.html/#respond Tue, 09 Sep 2025 03:16:49 +0000 https://itpln.ac.id/?p=11518 JAKARTA – Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan (YPK) PLN menegaskan komitmennya mendukung penuh proses pendidikan di Institut Teknologi PLN (ITPLN). Ketua YPK PLN, Supriyadi, menyatakan pihaknya akan memastikan kelancaran tridharma perguruan tinggi, baik dalam bentuk dukungan material maupun nonmaterial. “Kami bertugas memastikan proses belajar-mengajar dan tridharma bisa ditegakkan dengan baik di ITPLN. Segala kebutuhan, baik akademik...

The post Sambut Mahasiswa Baru ITPLN, YPK PLN Bocorkan Ingin Buka Program Doktoral appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
JAKARTA – Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan (YPK) PLN menegaskan komitmennya mendukung penuh proses pendidikan di Institut Teknologi PLN (ITPLN). Ketua YPK PLN, Supriyadi, menyatakan pihaknya akan memastikan kelancaran tridharma perguruan tinggi, baik dalam bentuk dukungan material maupun nonmaterial.

“Kami bertugas memastikan proses belajar-mengajar dan tridharma bisa ditegakkan dengan baik di ITPLN. Segala kebutuhan, baik akademik maupun nonakademik, adalah tanggung jawab kami,” ujar Supriyadi saat Pembukaan Pekan Orientasi Mahasiswa Baru ITPLN 2025 — KARISMA “ARCANA”, Senin, 8 September 2025.

Tahun ini, ITPLN menerima 1.702 mahasiswa baru. Angka itu melonjak dibanding tahun lalu, dengan jumlah pendaftar mencapai sekitar 15 ribu lebih pendaftar atau calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Supriyadi juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak hanya berfokus pada perkuliahan di kelas.

“Manfaatkan masa kuliah untuk ikut kegiatan sosial, kompetisi, dan inovasi. Jangan hanya kuliah, tapi kembangkan pengalaman dan kompetensi. Itu akan berguna saat lulus nanti,” katanya.

Selain program sarjana dan vokasi, ITPLN kini juga membuka program pascasarjana. Ke depan, menurut Supriyadi, kampus yang berdiri di bawah naungan PLN itu bersiap meluncurkan program doktoral.

“Kami berharap mahasiswa ITPLN tidak hanya membawa pulang ijazah, tapi juga prestasi, pengalaman, dan sertifikat kompetensi. Belajar bisa gembira, jangan takut pada tugas. Yakinlah semua akan berhasil,” kata Supriyadi menutup sambutannya.

Di lokasi yang sama, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, mengingatkan mahasiswa baru ITPLN agar tidak semata mengejar indeks prestasi kumulatif (IPK) tinggi, melainkan juga membangun karakter dan keterampilan kepemimpinan.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. IPK 4,0 boleh saja, tapi yang lebih penting adalah pengembangan diri. Keterampilan, kepemimpinan, dan karakter jujur, kerja keras, serta tanggung jawab adalah bekal yang sesungguhnya,” kata Henri.

Henri menekankan mahasiswa harus aktif di luar kelas. “Jangan hanya di kamar. Ikut organisasi, penelitian, maupun kegiatan sosial. Di situlah Anda akan belajar problem solving dan mengasah kemampuan berpikir kritis,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pentingnya kebebasan berpendapat di kalangan mahasiswa. “Kalau ada sesuatu yang tidak benar, sampaikan. Kami tidak melarang unjuk rasa. Tapi lakukan secara intelektual, jangan anarkis,” kata Henri.

Henri menambahkan, karakter kuat akan menjadi modal penting saat lulus nanti. “Syukur-syukur Anda bisa diterima di PLN, tapi yang utama adalah siap menghadapi tantangan dengan integritas,” katanya.***

 

 

The post Sambut Mahasiswa Baru ITPLN, YPK PLN Bocorkan Ingin Buka Program Doktoral appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
https://itpln.ac.id/sambut-mahasiswa-baru-itpln-ypk-pln-bocorkan-ingin-buka-program-doktoral.html/feed/ 0
Pastikan Tak Ada Perpeloncoan untuk Mahasiswa Baru, ITPLN Terapkan Metode 4-4-2 https://itpln.ac.id/pastikan-tak-ada-perpeloncoan-untuk-mahasiswa-baru-itpln-terapkan-metode-4-4-2.html/ https://itpln.ac.id/pastikan-tak-ada-perpeloncoan-untuk-mahasiswa-baru-itpln-terapkan-metode-4-4-2.html/#respond Tue, 09 Sep 2025 03:09:19 +0000 https://itpln.ac.id/?p=11514 JAKARTA – Rektor Institut Teknologi PLN (ITPLN), Prof. Iwa Garniwa, menegaskan tidak ada tradisi perpeloncoan maupun orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek) yang berbau kekerasan di lingkungan kampus tersebut. Ia menyebut program pengenalan mahasiswa baru bernama Karisma hanya menjadi pintu masuk menuju dunia pendidikan tinggi dan kemahasiswaan. “Saya ingatkan bahwa di ITPLN ini tidak ada...

The post Pastikan Tak Ada Perpeloncoan untuk Mahasiswa Baru, ITPLN Terapkan Metode 4-4-2 appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
JAKARTA – Rektor Institut Teknologi PLN (ITPLN), Prof. Iwa Garniwa, menegaskan tidak ada tradisi perpeloncoan maupun orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek) yang berbau kekerasan di lingkungan kampus tersebut.

Ia menyebut program pengenalan mahasiswa baru bernama Karisma hanya menjadi pintu masuk menuju dunia pendidikan tinggi dan kemahasiswaan.

“Saya ingatkan bahwa di ITPLN ini tidak ada yang istilahnya perpeloncoan. Tidak ada. Ospek pun tidak ada. Karisma ini adalah gerbang saudara masuk ke dunia pendidikan, dunia universitas, dunia kemahsiswaan,” ujar Prof. Iwa Garniwa saat Pembukaan Pekan Orientasi Mahasiswa Baru ITPLN 2025 — KARISMA “ARCANA”, Senin, 8 September 2025.

Tahun ini, ungkapnya, ITPLN turut berbangga karena ada sebanyak 109 mahasiswa baru ITPLN sudah mendapatkan tiket langsung dari PLN untuk menjadi pegawai setelah lulus nanti melalui program Ikatan Kerja.

Menurutnya, kesempatan itu terbuka lebar bagi mahasiswa reguler lainnya. Empat tahun ke depan, ada lebih dari 100 mahasiswa terbaik ITPLN yang diproyeksikan mendapat peluang serupa. “Jadi saudara ditantang untuk memperebutkan lebih dari 100 posisi,” tegasnya.

Di sisi akademik, ITPLN mengandalkan metode pembelajaran khas yang disebut strategi 4-4-2. Iwa menjelaskan, 40 persen porsi perkuliahan berfokus pada teori, 40 persen studi kasus berbasis proyek, serta 20 persen kuliah tamu dari praktisi industri dan dosen mitra luar negeri.

“Formulasi ini membuat lulusan ITPLN bukan sekadar siap dilatih, tapi langsung siap kerja. Banyak pegawai PLN bergelar doktor yang juga mengajar di kampus kita,” ucap Iwa.

Ia menekankan, perjalanan mahasiswa di ITPLN mungkin tak mudah. Namun, dengan dukungan penuh para dosen akademisi dan praktisi, ditambah sistem whistleblowing untuk menyampaikan keluhan, Iwa optimistis mahasiswa dapat menuntaskan studi dengan baik. Informasi kegiatan kemahasiswaan ITPLN bisa diakses melalui laman www.itpln.ac.id

“Kalau saudara rajin dan berdoa, insya Allah semuanya dimudahkan,” kata Iwa.

Di lokasi yang sama, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan nyaman bagi mahasiswa. Ia juga menekankan agar setiap kampus meminimalisir budaya kekerasan.

Menurut, angka kekerasan di perguruan tinggi kerap seperti fenomena gunung es karena korban memilih diam.

“Kasus kekerasan yang dilaporkan itu lebih kecil dari jumlah yang sebenarnya. Banyak korban enggan melapor karena takut atau tidak tahu harus ke mana. Ada kampus yang bahkan belum memiliki kanal atau unit khusus untuk menanganinya,” kata Henri.

Menurut Henri, kondisi tersebut bisa mengganggu iklim belajar dan prestasi mahasiswa. Ia mendorong setiap perguruan tinggi membentuk satuan tugas (satgas) pencegahan dan penanganan kekerasan agar mahasiswa merasa terlindungi. Henri juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga keharmonisan kehidupan kampus.

“Kalian datang ke sini untuk mencari teman, bukan mencari musuh. Belajarlah dengan aman dan nyaman. Jangan sampai tindakan kekerasan merusak tujuan utama kalian menuntut ilmu,” ujarnya.

Ia menekankan, perguruan tinggi di abad ke-21 harus menjadi ruang belajar yang sehat, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional dan sosial. “Harus ada keseimbangan tubuh, pikiran, dan emosi warga kampus untuk bisa mengukir prestasi,” tutur Henri.

Henri menutup dengan pesan motivasi kepada mahasiswa. “Siapa tahu nanti ada yang menjadi rektor, direktur, atau pemimpin besar di masa depan. Karena itu, perbanyak teman, jangan cari lawan,” katanya.***

The post Pastikan Tak Ada Perpeloncoan untuk Mahasiswa Baru, ITPLN Terapkan Metode 4-4-2 appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
https://itpln.ac.id/pastikan-tak-ada-perpeloncoan-untuk-mahasiswa-baru-itpln-terapkan-metode-4-4-2.html/feed/ 0
ITPLN Masuk 5 Besar PT dengan Pendanaan Terbanyak PKM-KC 2025 https://itpln.ac.id/itpln-masuk-5-besar-pt-dengan-pendanaan-terbanyak-pkm-kc-2025.html/ https://itpln.ac.id/itpln-masuk-5-besar-pt-dengan-pendanaan-terbanyak-pkm-kc-2025.html/#respond Mon, 07 Jul 2025 11:40:24 +0000 https://itpln.ac.id/?p=11146 JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi mengumumkan secara resmi penerima pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025.   Untuk kategori Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM KC), Institut Teknologi PLN (ITPLN) berhasil masuk 5 besar perguruan tinggi se-Indonesia, dengan 5 proposal yang lolos pendanaan serta masuk 3 besar perguruan tinggi swasta dibawah LLDIKTI III....

The post ITPLN Masuk 5 Besar PT dengan Pendanaan Terbanyak PKM-KC 2025 appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
JAKARTAKementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi mengumumkan secara resmi penerima pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025.

 

Untuk kategori Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM KC), Institut Teknologi PLN (ITPLN) berhasil masuk 5 besar perguruan tinggi se-Indonesia, dengan 5 proposal yang lolos pendanaan serta masuk 3 besar perguruan tinggi swasta dibawah LLDIKTI III.

Wakil Rektor III ITPLN, Ishvandono Yunaini menyambut baik atas torehan prestasi mahasiswa ITPLN ini. Terlebih, ITPLN bisa menyalip kampus-kampus besar yang ada di Indonesia.

 

“Alhamdulillah lolos pendanaan 5 proposal dari 1590 proposal yang masuk se-Indonesia. Saya sampaikan terimakasih untuk para dosen pembimbing yang membuahkan hasil nyata karena mahasiswanya mampu meraih pendanaan PKM KC,” ujar Ishvandono dalam keterangannya, Senin, 7 Juli 2025.

 

Pihaknya juga mengungkapkan rencana ITPLN untuk menerapkan sistem penilaian prestasi terpadu yang menggabungkan IPK akademik dan capaian non-akademik seperti olahraga dan seni. Sistem ini bertujuan memberikan nilai tambah bagi lulusan dan meningkatkan daya saing di dunia kerja.

 

“Dengan standar IPK minimal 2,75 dan prestasi non-akademik, mahasiswa akan mendapat nilai lebih yang mendukung karier mereka setelah lulus,” katanya.

 

Dari data Kemendiktisaintek, ITPLN berhasil meloloskan 5 proposal PKM KC tingkat nasional tahun 2025. Di atasnya ada ITS yang meraih pendanaan 10 proposal, lalu Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan 8 proposal, diikuti Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di peringkat ketiga dengan 7 proposal. dan posisi keempat diraih Universitas Gunadarma dengan 6 proposal.

 

Adapun, proposal mahasiswa ITPLN yang lolos PKM KC adalah ALGO (Automated Leveling Gyroscopic Optimizer), alat penyetimbangan otomatis theodolite berbasis giroskop dan motorisasi karya Aprilia Pausterlin Jaftoran.

 

Selain itu, Mawarita Salsabila memperkenalkan FILTORA (Filter Optimized Air), alat pemurnian udara cerdas bebas asap rokok berbasis bioreaktor Pseudomonas Putida, karbon aktif, serta teknologi machine learning dan IoT.

 

Inovasi lain yang juga ditampilkan adalah SENTINHERT, sistem pelacak lingkungan dan penangkal hama berbasis deep learning YOLO dengan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), karya Andrea Zhaalika.

 

Sementara itu, Mhd. Adryan Lubis menciptakan SIPEKKA (Sistem Peringatan Pelintasan Kereta) yang memanfaatkan energi angin dari kereta listrik (KRL) untuk menghidupkan sistem lampu peringatan di pelintasan tanpa palang pintu.

 

Inovasi berbasis IoT dan energi surya juga hadir lewat SkLean, robot pembersih kaca gedung bertingkat karya Daffa Farrel Wiratama, yang diklaim mampu meningkatkan keselamatan dan efisiensi kerja di gedung-gedung tinggi.

 

Total dana pengembangan yang dialokasikan untuk masing-masing proyek bervariasi, mulai dari Rp5,5 juta hingga Rp7,5 juta. Setiap tahun, ITPLN terus mendorong mahasiswanya agar menghasilkan karya inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Hasil karya inovasi mahasiswa ITPLN bisa dipantau melalui www.itpln.ac.id ***

The post ITPLN Masuk 5 Besar PT dengan Pendanaan Terbanyak PKM-KC 2025 appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
https://itpln.ac.id/itpln-masuk-5-besar-pt-dengan-pendanaan-terbanyak-pkm-kc-2025.html/feed/ 0
Bikin Mulus Karier Dosen, ITPLN Cermati Kemendiktisaintek 63 Tahun 2025 https://itpln.ac.id/bikin-mulus-karier-dosen-itpln-cermati-kemendiktisaintek-63-tahun-2025.html/ https://itpln.ac.id/bikin-mulus-karier-dosen-itpln-cermati-kemendiktisaintek-63-tahun-2025.html/#respond Fri, 20 Jun 2025 04:52:30 +0000 https://itpln.ac.id/?p=11009 JAKARTA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) menggelar sosialisasi implementasi Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kepmendiksaintek) Nomor 63 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Layanan Pembinaan dan Pengembangan Profesi dan Karier Dosen. Kebijakan ini dianggap sebagai tonggak penting reformasi karier dosen melalui sistem yang lebih transparan, akuntabel, dan digital.   Wakil Rektor II Bidang SDM...

The post Bikin Mulus Karier Dosen, ITPLN Cermati Kemendiktisaintek 63 Tahun 2025 appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
JAKARTA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) menggelar sosialisasi implementasi Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kepmendiksaintek) Nomor 63 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Layanan Pembinaan dan Pengembangan Profesi dan Karier Dosen. Kebijakan ini dianggap sebagai tonggak penting reformasi karier dosen melalui sistem yang lebih transparan, akuntabel, dan digital.

 

Wakil Rektor II Bidang SDM dan Keuangan ITPLN, Kuswowo mengatakan, regulasi peralihan itu perlu dicermati untuk memudahkan karier dosen di ITPLN. Salah satunya adalah pengurusan jabatan fungsional (Jabfung).

“Jabatan Fungsional (Jabfung) ini menjadi sangat dominan dan penting dalam fondasi karir Bapak-Ibu sekalian. Ya, jadi mohon masa peralihan ini, masa peralihan pengurusan Jabung ini, mohon diperhatikan,” ujar Kuswowo saat sosialisasi di ITPLN, Cengkareng, Jakarta, Jumat, 20 Juni 2025.

 

Diketahui, Kepmendiksaintek Nomor 63 Tahun 2025 merupakan regulasi peralihan dari Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 44 Tahun 2024 mengatur tentang profesi, karier, dan penghasilan dosen

 

Dalam forum yang dihadiri dosen-dosen ITPLN serta lintas kampus di Indonesia melalui daring, Kuswowo memastikan, ITPLN berkomitmen penuh mengawal pengembangan jabatan fungsional dosen. Karena keberhasilan sebuah perguruan tinggi sangat bergantung pada jabatan akademik dosennya.

 

“Karena keberhasilan suatu perguruan tinggi itu tergantung kepada jabatan para dosen itu. Akreditasi juga tergantung kepada jabatan fungsional para dosen yang ada di perguruan tinggi tersebut,” tegasnya.

Kuswowo berharap seluruh civitas akademika dapat bersinergi dalam menjalankan transformasi ini. “Semoga proses ini berjalan efektif dan mampu membawa semangat baru dalam pencapaian jabatan akademik, hingga ke jenjang profesor,” tutupnya.

 

Ketua Kelompok Kerja Karier Pendidik LLDIKTI Wilayah III, Ina Agustiani, memaparkan alur karier dosen berdasarkan regulasi baru ini. Sejak pengangkatan sebagai dosen tetap, ungkapnya, seluruh aktivitas tridharma harus terdokumentasi dalam platform digital SISTER (Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi).

 

“Jangan serahkan kunci akun SISTER ke admin. Ibarat lemari pribadi, dosen wajib tahu isi dan kuncinya. Apa yang perlu diperbarui, disimpan, dan ditindaklanjuti, semua tercatat di sana,” kata Ina.

Setelah melaksanakan tridharma selama setahun, dosen dapat mulai mengajukan kenaikan jabfung awal melalui aplikasi Elkate. Proses ini juga berlaku untuk sertifikasi dosen, yang kini lebih sederhana karena syarat TKDA-TKBI telah dihapus dan digantikan cukup dengan pelatihan Pekerti.

 

Ina menekankan bahwa kini semua dosen, baik yang sudah maupun belum tersertifikasi, wajib membuat laporan Beban Kerja Dosen (BKD). Bagi dosen yang belum mengikuti sertifikasi, laporan BKD digunakan sebagai syarat kenaikan jabfung.

Dalam Kepmendiksaintek 63/2025 ini, terdapat sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian, antara lain:

– Proses kenaikan jabfung kini mengutamakan evaluasi holistik berbasis rekam jejak, termasuk data dari PDDikti, SINTA, dan platform formal lainnya.

– Dosen Tetap dan Tidak Tetap (sebelumnya NIDK) memiliki hak yang sama untuk mengajukan jabfung selama memenuhi syarat.

– Pengajuan jabfung maksimal 3 bulan sebelum usia pensiun.

– Karya seni yang diakui nasional dan internasional dapat digunakan sebagai syarat khusus kenaikan jabfung.

– Bagi lulusan magister, pengajuan ke Lektor Kepala kini disetarakan dengan lulusan doktor, asalkan memiliki publikasi di jurnal nasional terakreditasi sebagai penulis utama.

Dokumen JIB (Jejak Intelektual dan Berkarya) tidak lagi wajib bagi dosen lulusan doktor yang mengajukan ke profesor dalam waktu kurang dari 3 tahun.***

 

The post Bikin Mulus Karier Dosen, ITPLN Cermati Kemendiktisaintek 63 Tahun 2025 appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
https://itpln.ac.id/bikin-mulus-karier-dosen-itpln-cermati-kemendiktisaintek-63-tahun-2025.html/feed/ 0
Peluang Emas! ITPLN Buka Program Studi Sains Data, Siap Cetak Talenta Kelas Dunia https://itpln.ac.id/peluang-emas-itpln-buka-program-studi-sains-data-siap-cetak-talenta-kelas-dunia.html/ https://itpln.ac.id/peluang-emas-itpln-buka-program-studi-sains-data-siap-cetak-talenta-kelas-dunia.html/#respond Thu, 19 Jun 2025 12:24:44 +0000 https://itpln.ac.id/?p=10991 JAKARTA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) resmi membuka Program Studi Sarjana (S1) Sains Data atau Data Science. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan industri yang kian bergantung pada pengolahan data berskala besar, mulai dari sektor keuangan digital, kesehatan, manufaktur, hingga e-commerce.   Rektor ITPLN, Prof Iwa Garniwa, mengatakan program ini dirancang untuk menjawab tantangan...

The post Peluang Emas! ITPLN Buka Program Studi Sains Data, Siap Cetak Talenta Kelas Dunia appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
JAKARTA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) resmi membuka Program Studi Sarjana (S1) Sains Data atau Data Science. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan industri yang kian bergantung pada pengolahan data berskala besar, mulai dari sektor keuangan digital, kesehatan, manufaktur, hingga e-commerce.

 

Rektor ITPLN, Prof Iwa Garniwa, mengatakan program ini dirancang untuk menjawab tantangan era digital yang menjadikan data sebagai aset strategis.

 

“Data bukan lagi pelengkap, tapi tulang punggung kemajuan di berbagai sektor. Karena itu, kami hadirkan program studi ini dengan pendekatan yang benar-benar berbasis praktik,” ujar Iwa Garniwa di Jakarta, Rabu (19/6/2025).

Keunggulan utama program ini terletak pada penerapan laboratorium hidup terbesar di Indonesia, yakni ekosistem energi nasional. Mahasiswa tak hanya dibekali teori, tetapi juga terjun langsung dalam pengolahan data skala besar dan penanganan persoalan-persoalan strategis yang dihadapi sektor energi dan industri nasional.

 

“Lewat ekosistem ini, mahasiswa belajar memecahkan masalah nyata. Mereka tidak hanya dipersiapkan untuk sektor energi, tapi juga jadi talenta data yang bisa bersaing di fintech, kesehatan, hingga e-commerce. Kami ingin mencetak talenta kelas dunia yang adaptif dan kompetitif,” kata Iwa.

 

Program ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi ITPLN dalam menciptakan sumber daya manusia unggul di bidang data science yang saat ini sangat dibutuhkan industri nasional dan global.

 

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Terbarukan PLN, Suroso Isnandar yang turut hadir pada peluncuran Prodi Sains Data ITPLN menyambut baik peluncuran Program Studi Sains Data di ITPLN. Program ini dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli di bidang data science, khususnya untuk mendukung proyeksi permintaan energi nasional dan perkembangan industri data center di Indonesia.

Menurut Suroso, kehadiran program studi tersebut sejalan dengan kebutuhan industri kelistrikan yang semakin berbasis data. Dia menegaskan, PLN membutuhkan tenaga ahli data untuk memproyeksikan arah pertumbuhan beban listrik di berbagai wilayah, termasuk permintaan khusus dari data center.

 

“Data science itu sangat kami perlukan untuk memproyeksikan arah demand kita. Pertumbuhan beban tertinggi saat ini ada di Jawa mencapai 293 terawatt hour (TWh), di Sumatera 73 TWh, dan seterusnya. Khusus untuk data center, bebannya mencapai 28 TWh di Jawa dan 17 TWh di Batam,” kata Suroso.

 

Ia menambahkan, dalam beberapa tahun ke depan, kebutuhan tenaga kerja di bidang data center akan terus meningkat seiring rencana migrasi hampir 75 data center ke Indonesia. Dengan demikian, lulusan program studi tersebut diharapkan dapat langsung mengisi kebutuhan pasar saat mereka lulus.

 

“Begitu sekarang dibuka, empat tahun lagi sudah ada lulusan. Dan saat itu data center sudah jadi, mereka bisa langsung mengisi. Ini sangat tepat,” kata Suroso.

 

Peluncuran Program Studi Sains Data ini menjadi bagian dari upaya ITPLN mendukung percepatan transformasi digital di sektor energi, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang analisis data untuk kebutuhan nasional.

 

Sebelumnya, Wakil Rektor I Bidang Akademik ITPLN, Prof. Syamsir Abduh menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 381/B/O/2025. SK dari Plt. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III (LLDIKTI III), Tri Munanto.

Prof. Syamsir memastikan, program studi baru ini mulai dibuka pada tahun ajaran 2025-2026 yang akan dimulai September mendatang. Ia menyebutkan, Prodi Sains Data ITPLN menjadi satu-satunya di Indonesia yang secara spesifik menerapkan ilmu data sains untuk sektor ketenagalistrikan.

 

“Kalau yang lain mungkin umum, kami khusus. Penerapan sains data untuk ketenagalistrikan baru ada di ITPLN,” kata Syamsir.

 

Ia menambahkan, pembukaan program studi ini merupakan bagian dari transformasi ITPLN menuju perguruan tinggi berkelas dunia (world class university). Selain itu, program ini akan menjadi penopang bagi Program Doktor Teknik Elektro ITPLN yang tengah dalam proses perizinan.

 

“Ini linear dan saling mendukung. Salah satu keunggulannya nanti, penerapan sains data dipadukan ke dalam sistem ketenagalistrikan — sesuatu yang belum dimiliki perguruan tinggi lain di Indonesia,” ungkap Prof. Syamsir.

 

Dari sisi prospek, Prof. Syamsir optimistis prodi ini memiliki peluang besar seiring kebutuhan pemanfaatan big data di sektor energi, khususnya untuk pemeliharaan infrastruktur kelistrikan, pengelolaan gardu, pembangkit, hingga sistem distribusi tenaga listrik yang lebih ramah lingkungan.

 

Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah III, Tri Munanto, menyampaikan apresiasinya atas pembukaan program studi tersebut. Ia menilai langkah ITPLN selaras dengan kebutuhan dunia industri dan masyarakat saat ini.

 

“Dan tentu saja saya sangat mengapresiasi pembukaan program studi yang ada dan SK yang diserahkan kepada bapak ibu semuanya, baik jenjang sarjana maupun magister dan saya rasa bidang keilmuan yang bapak ibu buka ini sangat relevan dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” kata Tri Munanto.***

The post Peluang Emas! ITPLN Buka Program Studi Sains Data, Siap Cetak Talenta Kelas Dunia appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
https://itpln.ac.id/peluang-emas-itpln-buka-program-studi-sains-data-siap-cetak-talenta-kelas-dunia.html/feed/ 0
Bangun Budaya Akademik Unggul, ITPLN Gelar Seleksi Mahasiswa Berprestasi, Cek Syaratnya https://itpln.ac.id/bangun-budaya-akademik-unggul-itpln-gelar-seleksi-mahasiswa-berprestasi-cek-syaratnya.html/ https://itpln.ac.id/bangun-budaya-akademik-unggul-itpln-gelar-seleksi-mahasiswa-berprestasi-cek-syaratnya.html/#respond Tue, 17 Jun 2025 01:54:42 +0000 https://itpln.ac.id/?p=10960 JAKARTA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) kembali menggelar seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat perguruan tinggi tahun 2025.   Ajang tahunan ini menjadi wadah bagi mahasiswa aktif untuk unjuk prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik, sekaligus memperebutkan tiket menuju kompetisi Pilmapres tingkat nasional.   Pendaftaran seleksi internal dibuka hingga 12 Juni 2025. Kegiatan ini...

The post Bangun Budaya Akademik Unggul, ITPLN Gelar Seleksi Mahasiswa Berprestasi, Cek Syaratnya appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
JAKARTA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) kembali menggelar seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat perguruan tinggi tahun 2025.

 

Ajang tahunan ini menjadi wadah bagi mahasiswa aktif untuk unjuk prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik, sekaligus memperebutkan tiket menuju kompetisi Pilmapres tingkat nasional.

 

Pendaftaran seleksi internal dibuka hingga 12 Juni 2025. Kegiatan ini terbuka bagi mahasiswa aktif program Sarjana dan Diploma di lingkungan ITPLN.

“Pilmapres bukan sekadar ajang seleksi, tapi bentuk apresiasi dan pembinaan berkelanjutan bagi mahasiswa yang memiliki capaian unggulan. Kami ingin mendorong mahasiswa untuk terus berkreasi dan berkontribusi bagi institusi dan bangsa,” ujar salah satu juri Seleksi Mahasiswa Berprestasi, Yudhy Purwanto, belum lama ini.

 

Proses seleksi terdiri atas beberapa tahapan, mulai dari seleksi dokumen portofolio capaian unggulan, penyusunan naskah Gagasan Kreatif, presentasi gagasan dalam Bahasa Inggris, hingga sesi wawancara mendalam dengan dewan juri yang melibatkan dosen dan unsur institusi.

 

Untuk program Sarjana, peserta wajib terdaftar aktif di PDDikti maksimal semester VII saat seleksi nasional, berusia maksimal 22 tahun per 1 September 2025, belum pernah menjadi finalis Pilmapres nasional, dan melampirkan surat pengantar dari pimpinan bidang kemahasiswaan. Sementara untuk program Diploma, ketentuan serupa berlaku, dengan batas semester maksimal V dan usia maksimal 21 tahun.

 

Mahasiswa yang berminat dapat mengakses panduan serta formulir pendaftaran melalui BEM KBM & Bagian Kegiatan Mahasiswa dan Konseling (BKMK) ITPLN. Setiap jenjang pendidikan hanya dapat mengirimkan satu wakil untuk berkompetisi di tingkat wilayah LLDikti, sebelum melaju ke tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Belmawa Dikti.

 

Lebih jauh, Yudhy menambahkan, ajang ini diharapkan dapat membangun budaya akademik yang unggul dan memperkuat daya saing kampus di kancah nasional.

 

“Kami optimistis mahasiswa ITPLN mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di tingkat nasional. Karena itu, seleksi ini kami desain seketat mungkin dengan standar nasional,” kata Ketua Lab Bahasa Inggris itu.

 

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini dapat diakses melalui akun Instagram resmi BKMK ITPLN di @bkmk.itpln.***

The post Bangun Budaya Akademik Unggul, ITPLN Gelar Seleksi Mahasiswa Berprestasi, Cek Syaratnya appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
https://itpln.ac.id/bangun-budaya-akademik-unggul-itpln-gelar-seleksi-mahasiswa-berprestasi-cek-syaratnya.html/feed/ 0
Produktivitas Hibah Dosen ITPLN Salip Kampus Besar, Nomor Satu di Institut Keteknikan https://itpln.ac.id/produktivitas-hibah-dosen-itpln-salip-kampus-besar-nomor-satu-di-institut-keteknikan.html/ https://itpln.ac.id/produktivitas-hibah-dosen-itpln-salip-kampus-besar-nomor-satu-di-institut-keteknikan.html/#respond Tue, 03 Jun 2025 10:27:09 +0000 https://itpln.ac.id/?p=10855 JAKARTA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) mencatatkan lonjakan signifikan dalam perolehan hibah penelitian dosen tahun ini. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), ITPLNITPLN berhasil meloloskan 20 proposal hibah dosen, naik dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencatat 10 proposal.   Wakil Rektor I Bidang Akademik ITPLN, Prof. Syamsir Abduh, menyebut...

The post Produktivitas Hibah Dosen ITPLN Salip Kampus Besar, Nomor Satu di Institut Keteknikan appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
JAKARTA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) mencatatkan lonjakan signifikan dalam perolehan hibah penelitian dosen tahun ini. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), ITPLNITPLN berhasil meloloskan 20 proposal hibah dosen, naik dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencatat 10 proposal.

 

Wakil Rektor I Bidang Akademik ITPLN, Prof. Syamsir Abduh, menyebut capaian ini menjadi langkah strategis dalam upaya institusi untuk naik kelas dalam Science and Technology Index (SINTA) dari kategori Madya ke Utama.

 

“Sebenarnya hibah dosen ITPLN ini dalam rangka memenuhi komitmen institusi untuk naik kelas ke SINTA Utama. Dari berbagai indikator, kami masih kekurangan satu poin, dan hibah penelitian ini menjadi salah satu kontribusi penting untuk mengejar itu,” ujar Prof. Syamsir saat dikonfirmasi, Selasa (3/6/2025).

 

Menurutnya, meskipun secara total ITPLN belum menempati posisi puncak di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDiktiLLDikti) Wilayah III, dari sisi produktivitas dosen terhadap jumlah hibah yang diperoleh, ITPLN tercatat sebagai yang tertinggi di kategori institut teknologi keteknikan.

 

“Kalau melihat jumlah dosennya yang hanya 109 orang di Pangkalan Data Dikti, produktivitas ITPLN paling tinggi dibanding kampus sejenis. Untuk kategori institut keteknikan, kita nomor satu,” kata Syamsir.

 

Data Kemendiktisaintek menunjukkan, Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan masih memimpin dengan persentase dosen penerima hibah tertinggi sebesar 14,38 persen. Disusul ITPLN di posisi kedua dengan 9,68 persen. Adapun Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI menempati posisi ketiga dengan 8,49 persen.

 

“Kalau dibandingkan dengan Universitas Mercu Buana yang punya sekitar seribu dosen dan 44 hibah, produktivitasnya lebih rendah. Jadi secara persentase, capaian ITPLN jauh lebih baik,” ujarnya.

 

Prof. Syamsir menambahkan, capaian ini menjadi indikator meningkatnya animo dan motivasi dosen ITPLN dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas dan kompetitif di tingkat nasional.

 

“Ini tentu berdampak positif bagi branding institusi. Manajemen juga terus mendorong dan menyiapkan berbagai strategi agar capaian ini bisa berkelanjutan, sekaligus mendongkrak publikasi di jurnal-jurnal bereputasi,” tuturnya.

 

Data ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi setiap perguruan tinggi dalam meningkatkan kinerja penelitian dan produktivitas akademik dosen di masa mendatang.***

The post Produktivitas Hibah Dosen ITPLN Salip Kampus Besar, Nomor Satu di Institut Keteknikan appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
https://itpln.ac.id/produktivitas-hibah-dosen-itpln-salip-kampus-besar-nomor-satu-di-institut-keteknikan.html/feed/ 0
ITPLN Resmi Buka Prodi Sains Data, Pertama di Indonesia untuk Sektor Ketenagalistrikan https://itpln.ac.id/itpln-resmi-buka-prodi-sains-data-pertama-di-indonesia-untuk-sektor-ketenagalistrikan.html/ https://itpln.ac.id/itpln-resmi-buka-prodi-sains-data-pertama-di-indonesia-untuk-sektor-ketenagalistrikan.html/#respond Tue, 03 Jun 2025 09:57:26 +0000 https://itpln.ac.id/?p=10851 JAKARTA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) resmi membuka Program Studi Sains Data Program Sarjana, setelah menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 381/B/O/2025. SK tersebut diserahkan langsung oleh Plt. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III (LLDIKTI IIILLDIKTI III), Tri Munanto kepada Wakil Rektor I Bidang Akademik ITPLN, Prof. Syamsir Abduh....

The post ITPLN Resmi Buka Prodi Sains Data, Pertama di Indonesia untuk Sektor Ketenagalistrikan appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
JAKARTA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) resmi membuka Program Studi Sains Data Program Sarjana, setelah menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 381/B/O/2025. SK tersebut diserahkan langsung oleh Plt. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III (LLDIKTI IIILLDIKTI III), Tri Munanto kepada Wakil Rektor I Bidang Akademik ITPLN, Prof. Syamsir Abduh.

 

Prof. Syamsir memastikan, program studi baru ini mulai dibuka pada tahun ajaran 2025-2026 tahun ajaran 2025-2026 yang akan dimulai September mendatang. Ia menyebutkan, Prodi Sains Data ITPLN menjadi satu-satunya di Indonesia yang secara spesifik menerapkan ilmu data sains untuk sektor ketenagalistrikan.

 

“Kalau yang lain mungkin umum, kami khusus. Penerapan sains data untuk ketenagalistrikan baru ada di ITPLN,” ujar Syamsir usai menerima SK di kantor LLDIKTI III, Jakarta, Selasa, 3 Juni 2025.

 

Ia menambahkan, pembukaan program studi ini merupakan bagian dari transformasi ITPLN menuju perguruan tinggi berkelas dunia (World Class University). Selain itu, program ini akan menjadi penopang bagi Program Doktor Teknik Elektro ITPLN yang tengah dalam proses perizinan.

 

“Ini linear dan saling mendukung. Salah satu keunggulannya nanti, penerapan sains data dipadukan ke dalam sistem ketenagalistrikan — sesuatu yang belum dimiliki perguruan tinggi lain di Indonesia,” kata Prof. Syamsir.

Dari sisi prospek, Prof. Syamsir optimistis prodi ini memiliki peluang besar seiring kebutuhan pemanfaatan big data di sektor energi, khususnya untuk pemeliharaan infrastruktur kelistrikan, pengelolaan gardu, pembangkit, hingga sistem distribusi tenaga listrik yang lebih ramah lingkungan.

 

Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah III, Tri Munanto, menyampaikan apresiasinya atas pembukaan program studi tersebut. Ia menilai langkah ITPLN selaras dengan kebutuhan dunia industri dan masyarakat saat ini.

 

“Dan tentu saja saya sangat mengapresiasi pembukaan program studi yang ada dan SK yang diserahkan kepada bapak ibu semuanya, baik jenjang sarjana maupun magister dan saya rasa bidang keilmuan yang bapak ibu buka ini sangat relevan dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Tri Munanto.

 

Selain itu, Tri juga mengajak seluruh pimpinan perguruan tinggi di wilayahnya untuk mendorong program-program strategis Kemendiktisaintek ke depan. Ia menyebut, rencana strategis kementerian saat ini tengah difinalisasi dan diharapkan selesai akhir bulan ini sebelum masuk ke Bappenas.

 

“Kita harus satu langkah, satu gerakan menuju arah yang sama,” pungkasnya.***

The post ITPLN Resmi Buka Prodi Sains Data, Pertama di Indonesia untuk Sektor Ketenagalistrikan appeared first on Institut Teknologi PLN.

]]>
https://itpln.ac.id/itpln-resmi-buka-prodi-sains-data-pertama-di-indonesia-untuk-sektor-ketenagalistrikan.html/feed/ 0